Sistem Pengawasan Aktif: Dilarang menyalin teks atau meninggalkan halaman ujian!
Materi Fikih

Memahami Ketentuan
Shalat Bagi Orang Sakit

"Agama Islam itu mudah. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
(QS. Al-Baqarah: 286)

Mulai Belajar

A. Hukum Shalat Saat Sakit

Shalat fardhu lima waktu adalah kewajiban mutlak dalam kondisi apapun. Namun, Islam memberikan rukhshah (keringanan). Lakukan apa yang mampu dilakukan, dan tinggalkan atau ganti yang tidak mampu dilakukan.

Dalil (HR. Bukhari)

Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalatlah sambil berdiri. Jika kamu tidak mampu, maka shalatlah sambil duduk. Jika kamu tidak mampu (juga), maka shalatlah sambil berbaring ke samping."

B. Tata Cara Gerakan

1. Duduk

Bagi yang tidak mampu berdiri. Disunnahkan duduk bersila.

  • Ruku': Menundukkan kepala & badan sedikit ke depan.
  • Sujud: Sujud di lantai jika mampu, atau menunduk lebih rendah dari ruku'.
2. Berbaring Miring & Telentang

Bagi yang tidak sanggup duduk sama sekali.

  • Miring: Disunnahkan sisi kanan, menghadap Kiblat. Isyarat anggukan.
  • Telentang: Kaki ke arah Kiblat, kepala diganjal bantal. Isyarat dengan kepala.

C. Tata Cara Bersuci

Wudhu Mandiri / Dibantu Jika masih aman terkena air, wajib berwudhu normal atau dibantu.
Mengusap Luka & Perban Bagian sehat dicuci, bagian diperban diusap tangan basah.
Tayammum Jika air membahayakan luka, diperbolehkan tayammum.
Najis yang Dimaafkan Pasien dengan kateter atau pampers dimaafkan, shalat sah.
Latihan Praktik

Panduan Posisi Shalat

Catatan Praktik

Posisi duduk bebas, namun disunnahkan duduk bersila seperti biasa.

Posisi 1: Duduk

Shalat Sambil Duduk

Ruku' dilakukan dengan menundukkan kepala dan badan sedikit ke depan. Sujud dilakukan di lantai jika mampu, atau menunduk lebih rendah dari ruku' jika tidak mampu.

Kegiatan Siswa

Lembar Kerja Pengamatan

Uji pemahamanmu mengenai tata cara shalat dan bersuci bagi orang sakit.

A. Identifikasi Posisi Shalat Orang Sakit

No Pernyataan / Karakteristik Duduk Miring Telentang
1Dilakukan dengan menundukkan kepala dan badan ke depan saat posisi tubuh tegak tanpa berbaring.
2Berbaring pada sisi sebelah kanan, lalu wajah dan dada dihadapkan lurus ke arah Kiblat.
3Posisi ini disunnahkan untuk dipraktikkan dengan gaya bersila di atas alas.
4Kedua telapak kaki menghadap ke arah Kiblat, punggung menempel rata, kepala sedikit ditinggikan.
5Tingkatan terakhir jika berbaring miring sudah sama sekali tidak sanggup.

B. Identifikasi Tata Cara Bersuci

No Kondisi Medis Pasien Wudhu / Dibantu Usap Perban Tayammum
1Membasuh anggota yang sehat dengan air, lalu mengusapkan tangan basah ke atas area balutan gips.
2Luka bakar parah di sekujur tubuh, air dapat membahayakan nyawa atau memperburuk luka.
3Pasien merasa pusing lemas, tidak ada pantangan air, bisa dibantu perawat menuju keran.
4Menggunakan debu yang suci lalu menepukkannya dan mengusapkan perlahan ke wajah dan tangan.
5Patah kaki di-gips, wajah, kedua tangan, dan kepala sepenuhnya sehat dan aman terkena air.

Analisa Kondisi Bersuci & Shalat

Pilih kendala medis yang dialami untuk mengecek solusi fikihnya.

Kesimpulan Hukum
---
Pilih kondisi di samping dan klik cek solusi.

Latihan Soal

UJIAN DIAWASI SISTEM KETAT
Menghubungkan...

Data Siswa

Lengkapi data diri sebelum memulai pengerjaan.